Serba-Serbi Awal Tahun 2018

20 January 2018

Tahun baru, harapan baru,

Alhamdulillah sudah melewati 20 hari di tahun 2018. Lalu, apa yang sudah didapat??? Hemmm... Masih samakah dengan tahun-tahun sebelumnya? Maukah menjadi orang yang merugi karena hari ini tidak lebih baik dari hari kemaren. Astaghfirullahal'adzhim. Semoga Allah senantiasa membimbingku menjadi orang yang memanfaatkan waktu dengan baik dan mampu menebar manfaat untuk orang lain. Amin

Tampilan baru,

Di tahun 2018 ini mencoba sesuatu yang baru, yeeeyyy tampilan blog baru (hemmmm... Mungkin ga penting bagi sebagian orang) meski belum sempurna mengatur templatenya. Berawal dari bulan Desember (lupa tanggal persisnya) mulai mengurangi aktivitas di dunia media sosial khususnya Facebook dan Instagram dengan meng-uninstall aplikasi tersebut dari smartphone, dan mencoba untuk kembali aktif menulis di blog (yang ini belum terealisasi). Untuk memotivasi kembali menulis (baca: curhat lewat tulisan) di blog salah satunya dengan mengubah tampilan. Semoga akan banyak cerita indah yang tertuang di blog ini...

Karya baru?

Alhamdulillah sudah empat tahun aku bergabung di DJP, tepatnya di tanggal 14 Januari 2018. Dan teringat empat tahun yang lalu, terbersit dalam hatiku saat menandatangani kontrak kerja bersamaan dengan penyerahan ijasah, "Oke, aku akan mengabdi selama ijasahku ditahan." Saat itu yang terpikir aku akan bekerja menjadi pe-en-es selama lima tahun saja. Lalu, kemana selanjutnya??? Beraktivitas dengan sebaik-baiknya karya, semoga.

Griya Arum Collection, Griya Arum Property, Griya Arum Suka Rasa, Taman Griya Arum, Mabrur Tour and Travel.... Semoga brand-brand itu kelak akan menjadi karya yang membawa keberkahan. Amin.

Hobi baru?

Sejak kecil kalau ditanya hobinya apa, jawabnya adalah membaca. Jawaban itu sebenernya karena bingung mau menjawab apa. Jadi yang standar aja. Padahal??? Berapa buku yang dibaca dalam satu bulan??? Hemmm...(Hey, Arum!!!! Lihatlah buku-buku itu, belum tuntas kamu baca!!!)



Hobi lainnya adalah aku suka keterampilan tangan seperti menjahit (tapi dengan tangan), merenda, meronce, menghias dinding kamar. Tapi semua itu sifatnya moody. Kalau lagi rajin. Sekarang dikardusin aja dulu perkakasnya, biar rapi.

Daaaannnn...  di tahun ini aku ingin menumbuhkan hobi baru, menggambar dan mewarnai. Sebenernya dari tahun 2016 udah beli buku Coloring Book for Adult lengkap dengan satu set alat mewarnai. Tapi sampai sekarang buku itu hanya "ternodai"  beberapa halaman saja. Alasan awal karena pensil warnaku diminta sama ponakan, jadilah nasib buku itu tergeletak begitu saja.

Karena sempat berfikir bahwa buku  yang tergeletak itu terlalu berat bagiku yang bakat seninya masih terpendam dalam, akhirnya aku memutuskan membeli buku mewarnai versi lain, Smart and Fun Coloring for Children Animal Series, (hahahaaaa.... Silakan kalau mau tertawa saudara-saudara) lengkap dengan satu set oil pastels 55 colours (wkwkwkwk....) dan juga satu buah buku gambar yang keren abis (saking kerennya sayang buat digambar oleh yang masih amatiran, huhuuuu.. )



Kenapa sih maksain banget kalau emang ga punya bakat nggambar??? Harus, harus dipaksa. Aku akan memaksa (baca: mengoptimalkan) otak kananku yang sepertinya belum bekerja maksimal. Sayang kan potensinya... Karena aku belum tau cara memaksimalkan kerja otak kanan itu seperti apa, jadi sesuatu yang berhubungan dengan seni menurutku itulah cara merangsang kerja otak kanan. Dan yang paling memungkinkan bagiku untuk menstimulasi kerja otak kanan saat ini adalah dengan menggambar (tolong beri tau aku jika ada cara lain yang lebih cucok).

Anggap saja aku ini bergaya surealisme yang beraliran abstraksionisme dalam menggambar (Heeee...) Mau tau hasil karya pertamaku?? Sudah kuhadiahkan kepada adikku yang kemaren berulang tahun di tanggal 11 Januari. Gambar apa tuh? Sebelum menggambar kupejamkan mata, kubayangkan sedang berada di dalam balon udara, melihat langit biru awan putih, disekeliling berterbangan balon udara warna warni, lalu saat menengok kebawah maka aku akan melihat hamparan bunga tulip berwarna merah, pink, ungu dan kuning. Lalu hasil gambarnya? Pasti lebih indah dari imajinasi yang Anda bayangkan saat membacanya tadi (huhuuuu). Lalu, apa komentar adekku saat kuperlihatkan kado ultahnya? Dia masih mengharap kado yang lain. Hemmm... Semoga aku mampu membelikan tiket untukmu, agar bisa menikmati pemandangan itu secara nyata.

Status baru?

May be. Apakah yang mampu mengedit naskah cerita dalam buku yang ditulis dalam lauhul mahfudz? Doa.

Share:

0 komentar