• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Travel
  • Contact Us

Arum's Blog

"Kalau usiamu tak mampu menyamai usia dunia, maka menulislah. Menulis memperpanjang ada-mu di dunia dan amalmu di akhirat kelak"-Helvy Tiana Rosa

Mungkin judulnya terlalu lebay....

Berawal dari kisah inspiratif seorang kakek yang menabung di celengan bambu bertahun-tahun yang akhirnya bisa menunaikan ibadah haji bersama istrinya, jadilah aku menyengaja pergi ke supermarket hanya untuk membeli dua buah celengan.
Si Pinky dan si Ijong
Si Pinky aku tempatkan di kamar dan si Ijong aku simpan di laci meja kantor. Karena waktuku lebih banyak dihabiskan di dua tempat tersebut. Dengan begitu diharapkan membiasakan menabung tidak akan terlewat setiap harinya.
Si Ijong bersanding dengan laporan penerimaan negara

Kegiatanku di pagi hari "memberi makan" si Ijong, ternyata mendapat perhatian dari rekan kerja dan katanya sih jadi pengin ikutan beli celengan. Selamat menabung, kawan...
Karena niat awal untuk mendisiplinkan diri menyisihkan "uang jajan" dan baru tahap belajar konsisten, jadi aku pilih si Pinky dan si Ijong yang memiliki tubuh imut. Ternyata, karena lagi semangat-semangatnya dan kebetulan mendapat dukungan juga dari teman-teman, ternyata dalam waktu dua minggu, si Pinky sudah mulai sesak dengan lembaran-lembaran rupiah. Jadilah terpikirkan untuk membeli celengan dengan ukuran yang lebih besar. Namun, dikarenakan konsep menabung adalah bagian dari hidup hemat, jadi kuurungkan niat untuk membeli celengan baru. Dan supaya semangat mendisiplinkan diri tidak luntur, aku pun bertekad untuk memiliki celengan baru yakni dengan cara membuat sendiri celengan kardus dengan bahan baku kardus snack rapat. Heeee...
Celengan dari kardus snack dengan sedikit polesan. 


Kardus Snack sebagai bahan baku celengan
Dengan bertambahnya celengan, semoga bertambah semangat dalam menyisihkan uang untuk ditabung. Meskipun saat ini sudah banyak jenis investasi yang lebih modern seperti yang ditawarkan oleh bank, namun aku tetap munyukai sistem menabung dengan celengan ini, terlihat klasik memang, tapi saya suka saya suka. Sebagai bentuk pembelajaran kedispilan menyisihkan uang setiap hari dan membudayakan menabung.
Melemahnya nilai tukar rupiah juga menjadi dasar tidak disarankannya berinvestasi dalam bentuk rupiah, namun apapun itu, aku tetap cinta rupiah (karena ga ada yang lain. Hihiiii)

Intinya celengan sebagai sarana pembelajaran kedisiplinan dan menumbuhkan budaya menabung. Tabungan untuk masa depan. Dan tabungan yang sesungguhnya adalah tabungan untuk akhirat dengan menyisihkan harta untuk membayar zakat, infak dan shadakoh.

Selain menyisihkan uang untuk ditabung dalam celengan, aku juga berusaha untuk menabung amal kebaikan (semoga dicatat oleh Allah sebagai amal baik) dengan menyisihkan waktu untuk anak-anak yang membutuhkan teman belajar.

Menyisihkan waktu istirahat untuk sekedar menemani mereka belajar.
Menyisihkan waktu di hari libur untuk mengajak shalat berjamaah dan tilawah di masjid.
"Masalahnya bukan pada berapa besar investasi yang Anda lakukan, tapi berapapun yang diinvestasikan hari ini akan sangat berguna di masa depan", dikutip dari buku Make Your Own Plan! Karya Pandji Harsanto, SE,CFP, CHt

Bang bing bung yoook kita nabung
Tang ting tung, hey jangan dihitung
Tau tau kita nanyi dapat untung
...

Investasi Masa Depan
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

LATEST POSTS

  • Bertamu ke Rumah Allah
    Sebelumnya aku pernah bercerita tentang rumahku. Kisahnya bisa dibaca disini . Dan saat ini rumahku sudah bertambah, yakni rumah kos, rumah ...
  • Rumah
    Terlalu banyak rumah untuk kusinggahi. Rumah pertama yang aku kenal adalah rumah simbah, orang tua dari bapak-ku di desa Kesambi, Prupuk, T...
  • Bunga dan Mawar
    Bunga, hobinya membaca buku. Hobinya ini bukan seperti jawaban klise yang biasanya aku tuliskan ketika ada pertanyaan, "Apa hobimu?...
  • Duktek on Vacation, Edisi: Trip to Dieng
    Bermula dari obrolan ringan bersama seorang teman yang sangat ingin menikmati berlibur dengan menggunakan kereta api jarak jauh yang akhirny...
Diberdayakan oleh Blogger.

Kunjungi Juga

  • Abdullah Mabruri
  • Kuliah Online

About Me

Foto saya
Arum Anggraeni
Orangnya sederhana aja yang ingin menulis hal-hal yang sederhana juga. Mencoba menulis untuk menyalurkan naluri kewanitaannya yang secara kodrati mampu menghasilkan 20.000 kata perhari. Semoga kata-kata tersebut tidak terbuang percuma, harapannya bisa memberikan manfaat.
Lihat profil lengkapku

Follow Us @arum.anggraeni

Followers

Featured Posts

Menu

  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _ShortCodes
  • _SiteMap
  • _Error Page
  • Seo Services
  • Documentation
  • Download This Template

Archive

  • ►  2019 (1)
    • ►  Desember 2019 (1)
  • ►  2018 (3)
    • ►  Agustus 2018 (1)
    • ►  Mei 2018 (1)
    • ►  Januari 2018 (1)
  • ►  2017 (3)
    • ►  Desember 2017 (1)
    • ►  Oktober 2017 (1)
    • ►  September 2017 (1)
  • ►  2016 (24)
    • ►  November 2016 (3)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  Agustus 2016 (4)
    • ►  Juli 2016 (2)
    • ►  Juni 2016 (4)
    • ►  Mei 2016 (2)
    • ►  Februari 2016 (4)
    • ►  Januari 2016 (2)
  • ▼  2015 (11)
    • ►  November 2015 (3)
    • ▼  September 2015 (1)
      • Investasi Masa Depan
    • ►  Agustus 2015 (2)
    • ►  Juli 2015 (1)
    • ►  Juni 2015 (1)
    • ►  Mei 2015 (1)
    • ►  April 2015 (2)
  • ►  2014 (10)
    • ►  Oktober 2014 (2)
    • ►  Agustus 2014 (2)
    • ►  Juli 2014 (2)
    • ►  Juni 2014 (2)
    • ►  Mei 2014 (2)

THE LIFESTYLE

Find us on Facebook

Pages

  • Beranda

About Me

Popular Posts

  • Bertamu ke Rumah Allah
    Sebelumnya aku pernah bercerita tentang rumahku. Kisahnya bisa dibaca disini . Dan saat ini rumahku sudah bertambah, yakni rumah kos, rumah ...
  • Rumah
    Terlalu banyak rumah untuk kusinggahi. Rumah pertama yang aku kenal adalah rumah simbah, orang tua dari bapak-ku di desa Kesambi, Prupuk, T...
  • Bunga dan Mawar
    Bunga, hobinya membaca buku. Hobinya ini bukan seperti jawaban klise yang biasanya aku tuliskan ketika ada pertanyaan, "Apa hobimu?...

Advertisement

Copyright © 2015 Arum's Blog. Designed by OddThemes