Manajeman Tawazun

Manajemen Taawazun Muslimah
By Oki Setiana Dewi

Peran Muslimah:
1. Peran muslimah sebagai seorang hamba Allah
QS Adzariat : 56
Sebagai hamba yang berkewajiban beribdah kepada Allah sesuai syariat Islam
Ketika sadar bahwa berkewajiban beribadah maka setiap akan melaukakan ibadah harus berpikir dalam setiap perkataan.
Al Baqarah : 30
Tujuan selain sarana beribadah maka kita sebagai khalifah: berdakwah
Dakwah : menyeru pada kebaikan, menyentuh orang lain untuk menjadi lebih  baik

2. Peran muslimah sebagai seorang anak:
Ketaan kepada Allah disandingkan dengan ketaatan kepada orang tuan
QS. Lukman : 14
Birrul walidain menempati posisi yang sangat tinggi. Jika terdapat masalah maka cek hubungan dengan orang tuanya. Segeralah meminta maaf. Dan pintalah doa kepada orangtua.
Kisah Zuraij. Sholat sunah, saat itu diketok pintu oleh ibunya. Saat itu dia berpikir untuk melanjutkan sholatnya. Ibunya berdoa bahwa dia akan dipertontonkan oleh para pelacur. Dan saat itu terbukti kejadiannya. Namun saat pembuktian dengan bayi2 yang berkata bahwa Zuraij bukanlan ayahnya.
Doa yang mustajab:
Doa orang tua, orang yang terdzolimi
Cerita alqomah yang berbakti kepada ortunya.  Setelah menikah lebih cinta kepada istrinya dan ternyata ibunya marah dan tidak ridho. Kisah saat sakarotul maut. Dan pemberian maaf dari ibunya.


3. Peran muslimah sebagai istri

Hak suami lebih besar. Jika ada hak maka istri boleh bersujud kepada suami.
Ajukan Syarat pranikah: contoh: masih boleh bekerja?
Istri sholihah: QS AnNIsa : 34: taat kepada Allah dan menjaga dirinya saat suami tidak ada. Jika suami mengatakan yang sesuai syariat maka tidak wajib diikuti.
Jika ada pertentangan antara suami istri tentang ketaatan kepada Allah maka hendaknya istrinya membekali dengan ilmu.
Istri wajib ijin kepada suami bukan laporan
Lembut kepada suami wibawa diluar
Tidak boleh curhat dengan laki2 lain
Membatasi pergaulan dengan laki2
Bisa menjadi wanita penggoda untuk suaminya namun menjaga diri di luar
Menyenangkan ketika dipandang

Belajar dari 4 teladan wanita:
Khadijah, seorang istri qarata a’yun. Wanita karir/saudagar. Ketika rasul sedih Khadijah menyejukkan hati rasul.
Fatimah. Sederhana. Kisah menggiling gandum. Dzikir saat bekerja. Memendam cinta kepada Ali.
Asiah. Sabar dalam menghadapi biduk rumah tangga. Harus patuh kepada suami yang taat kepada Allah.
Ummu Sulaim. Mahar terbaik masuknya Abu Thalhah kedalam Islam.
Jin yang tugasnya menceraikan suami istri.
Istri sholehah adalah istri yang mampu bersabar.

4. Peran sebagai seorang ibu.
Dianugerahi menjadi lembut dan penyayang kepada anak2. Pendidik pertama makanya harus terus belajar untuk menyiapkan generasi yang baik bukan untuk menyaingi suami. Istri tetaplah seorang makmum suami.
Tidak ada sekolah menjadi ibu. Belajar dari try and error. Harus paham bagaimana mendidik anak:
7 tahun pertama : raja
7 tahun kedua: tawanan
7 tahun ketiga: sahabat
Kenakalan remaja: tidak nyaman di rumahnya.
Ketika hak anak tidak terpenuhi di rumah maka anak akan mencari di luar.
Tawazun: seimbang dalam bertindak kepada anak.
Golden age: karakter anak terbentuk( 0-2 tahun)
Pilih sekolah, pilih lingkungan

5. Peran sebagai angota masyarakat
Pergunakan ilmu, berkontribusi sebaik baiknya berprestasi sebaik baiknya atas ridho suami.
Wanita tidak ada kewajiban nafkah. An Nisa : 34. Laki2 telah dilebihkan oleh Allah.
Jika wanita karir mampu ikhlas dalam bekerja dan tawazun atas peran2 nya maka akan bernilai pahala.


#Rangkuman materi kajian keputrian
KPDJP, 5 Agustus 2016

Share:

0 komentar