Pulang Kampung, Edisi Februari 2016
6 Februari 2016
Sampai di Stasiun Kebumen lewat dari jam 5 pagi. hampir satu jam kereta mengalami keterlambatan. Kabar yang saya dengar karena ada gangguan.
Sampai di rumah hanya full istirahat seharian. Sempat ditawarkan untuk jalan-jalan oleh adik tercinta, tapi belum ada ide atau tempat wisata yang ingin dikunjungi hari itu. Ditambah lagi kondisi badan yang kurang sehat. Dua minggu sebelumnya tepat nya tanggal 23 Januari 2016 aku pulang kampung edisi menjadi relawan di Kelas Inspirasi Kebumen. Menghabiskan tiga hari di Kebumen dan sesampainya di Jakarta langsung "terisolir" selama satu minggu di hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni untuk menjalankan "tugas negara". Selama satu minggu itu benar-benar menguras energi (dengan Sabtu - Minggu tetap bekerja), dan seminggu setelahnya juga masih melanjutkan pekerjaan yang sama di kantor. Dua minggu yang melelahkan itu sempat membuatku tumbang juga. Dan saat pulang kampung itulah aku baru bisa benar-benar istirahat.
7 Februari 2016
Di hari kedua liburan di kampung ini, aku menyempatkan untuk mengunjungi Bukit Pentulu Indah yang merupakan objek wisata baru di Kebumen.
Suasana alam dengan pemandangan perbukitan yang asri.
Jalan yang harus ditempuh untuk sampai ke atas bukit. Tanah merah berundak yang basah karena semalam Kebumen diguyur hujan.
Suasana di atas Bukit Pentulu Indah.
Memberanikan diri menaiki rumah pohon.
Gunung Sumbing. Kamera handphone yang masih kurang canggih sehingga dibantu dengan teropong. heee
Puas sudah menikmati pemandangan. Sebelum pulang, mampir dulu ke alun-alun. Karena sudah siang car free day pun sudah berakhir. Akhirnya cukup bersantai sambil menikmati makanan khas Kebumen, nasi penggel.
8 Februari 2016
Mengunjungi bazar buku murah. Book Fair ala Kebumen. Mumpung ada penawaran diskon yang lumayan, akhirnya kami (aku ditemani adik pastinya) berburu buku untuk menambah koleksi di "Taman Bacaan Keluarga".
![]() |
| Salah satu stand buku. |
![]() |
| Hasil buruan. Beberapa buku dan aneka puzzle untuk anak-anak. |
![]() |
Buku "The Miracle of ASI", karena miris setelah menemui dua balita yang harusnya masih mendapatkan ASI ekslusif namun sudah diberikan susu formula. Karena kemungkinan kurangnya pengetahuan sang ibu akan pentingnya ASI untuk sang buah hati, jadi dibelilah buku tersebut sebagai tambahan koleksi di "Taman Bacaan Keluarga". Awalnya ingin disampaikan langsung ke sang Ibu, tapi aku bingung bagaimana cara menyampaikannya.
Demikianlah acara pulang kampung edisi Februari 2016.











0 komentar