Serial Ramadhan 1437 H
Sebagaimana beragamnya acara bertema religi yang menghiasi layar televisi, aku pun punya beberapa catatan yang ingin dituliskan untuk menghiasi layar blog ini.
Menyambut Ramadhan 1437 H
Teringat tahun lalu saat menyambut bulan suci dengan menjahit mukena sendiri yang akan digunakan untuk ibadah shalat di bulan Ramadhan (baca kisahnya disini). Tahun ini ternyata tidak ada ide untuk berkreasi menyambut bulan penuh berkah itu. Untuk tetap menumbuhkan semangat dan mengundang rasa bahagia menyambut bulan suci maka aku memutuskan untuk membeli mukena batik yang cantik saat berkunjung ke pasar pekanan di kantor. Dan di penghujung bulan Sya'ban saat menghadiri pengajian rutin, mendapatkan nasihat yang sangat penting terkait persiapan Ramadhan. Ustadzah mengajak jamaahnya untuk menuliskan target amalan selama bulan Ramadhan. Dan sepulang mengaji aku langsung menuliskan target amalan selama sebulan. Semoga Allah memudahkan, memberikan kekuatan dan meridhai target yang sudah dituliskan. Amin.
Aktivitas keseharian di bulan Ramadhan berjalan seperti biasanya dibulan-bulan selain Ramadhan yang pastinya ditambah kesibukan dengan target amalan. Kegiatan di kantor pun bertambah karena mendapat amanah untuk menjadi tim konsumsi penyedia takjil setiap harinya. Dan satu keberkahan yang bertambah yaitu pulang jauh lebih cepat yaitu jam 15.30. Alhamdulillah
Satu minggu pertama..
11 Juni 2016,
Seperti hari Sabtu pada umumnya, tidur setelah subuh itu nikmat luar biasa (yang paling dihindari Rasul sebenarnya). Namun kali ini tidak bisa berlama-lama menikmati tidur pagi di hari libur, meski tetep kesiangan juga dari jadwal yang sudah ditentukan. Yaa... karena aku sudah terikat jadwal Pesantren Kilat (Sanlat) di Masjid Dzaratul Abrar, Komplek Batan, Pasar Minggu. Aku diminta untuk mendampingi anak-anak selama mengikuti sanlat selama dua hari. Pesertanya anak-anak dari mulai PAUD sampai dengan anak sekolah dasar.
Di hari pertama sanlat, kegiatan diisi dengan pembukaan, pemutaran video pawai menyambut Ramadhan yang diselenggarakan seminggu yang lalu, ice breaking senam otak untuk menstimulasi otak anak supaya lebih fresh dan lebih siap dan semangat dalam mengikuti kegiatan sanlat, lalu pembagian dan pembentukan kelompok. Disinilah peranku, mendampingi satu kelompok dan aku kebagian kelompok anak-anak kelas 4, 5 dan 6 dengan
jumlah 9 anak. Kegiatan dalam kelompok ini aku isi dengan murajaah surat An Nas sampai dengan surat At Takatsur, lalu menyampaikan keutamaan belajar dan menghafal Al Qur'an. Setelah itu aku selingi dengan mengajak anak-anak untuk bernyanyi lagu "Aku Anak Sholeh" lalu dilanjutkan dengan membuat yel-yel. Peranku hanya mendampingi, jadi aku bebaskan anak-anak untuk berkreasi sendiri. Begitu juga saat pemberian nama kelompok aku hanya mengarahkan bahwa nama kelompok yang diminta panitia adalah nama sahabiyah, dan mereka memilih nama Aisyah. Dengan jargon " cerdas, cantik dan sholihah"
Kegiatan di hari pertama selesai sebelum Dzuhur.
12 Juni 2016
Hari kedua merupakan hari kreativitas. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan dongeng yang berkisah tentang sedekah. Aku tidak begitu menyimak isi cerita dari dongeng tersebut karena disibukkan dengan menyiapkan alat dan bahan untuk membuat kerajinan tangan dari kertas origami. Setelah dongeng selesai langsung dilanjutkan dengan membuat prakarya dari kertas origami. Kegiatan ini dilakukan per kelompok. Aku pun kembali mendampingi kelompok Aisyah. Dalam kegiatan prakarya kali ini, anak-anak diminta untuk membuat replika burung merak dan juga lebah. Setelah selesai membuat replika dua binatang tersebut, aku mendapatkan tugas untuk berkisah tentang burung merak yang sombong dan lebah yang memiliki beberapa kebaikan diantaranya suka berkelompok, disiplin terutama dalam hal pembagian tugas dan pekerjaan, suka menolong yakni menolong bunga dalam penyerbukan, lebah yang hanya menghisap madu dari bunga yang berarti lebah memilih makanan yang halal dan baik, lebah yang baik karena tidak merusak tangkai bunga yang dia hinggapi, dan lebah bermanfaat karena menghasilkan madu. Dari kisah ini semoga anak-anak bisa belajar tentang sifat baik dan buruk. Meneladani sifat yang baik dan menghindari sifat yang buruk.
Selesai berkisah, dilanjutkan dengan performance. Anak-anak menampilkan yel-yel yang telah dibuat bersama kelompoknya. Inilah penampilan kelompok Aisyah..







0 komentar